Tuesday, May 19, 2015

Mencari Ketenangan di Tengah Kesibukan


"Maka barangsiapa mengikuti petunjuk-Ku, niscaya tidak ada kekhawatiran atas mereka dan mereka tidak bersedih hati." (Al-Baqarah 38)
Saat membaca judulnya, saya berpikir pembahasan buku ini akan berpusat pada dzikir karena setiap buku religi yang menawarkan ketenangan jiwa selalu dikaitkan dengan dzikir. Bukan hal yang salah ketika dzikir selalu terkait dengan ketenangan, malah BETUL SEKALI. Hanya saja, sebagian besar dampak dari dzikir terpusat pada diri sendiri. Buku ini menawarkan 'ketenangan' yang lain, dan dampak dari ketenangan tersebut juga untuk orang yang ada di sekitarnya.

Mencari Ketenangan di Tengah Kesibukan lebih menitikberatkan pada mengajak pembaca untuk kembali merenungi niat di balik segala kesibukan kita. Selain itu, ketika kita memperhatikan dan peduli dengan sesama, dari sana pulalah salah satu sumber ketenangan.
Dari Ibnu Umar Radiyallahu 'anhu bahwa Rasulullah saw bersabda, "Seorang muslim adalah saudara sesama muslim lain. Ia tidak menzaliminya dan tidak menyusahkannya. Siapa yang memenuhi hajat saudaranya, Allah akan memenuhi hajatnya. Dan siapa yang melepaskan dari seorang Muslim satu kesusahan, maka Allah akan melepaskan darinya dengan hal itu satu kesusahan dari kesusahan akhirat. Dan siapa yang menutupi (aib) seorang muslim lain, maka Allah akan menutupi (aibnya) pada Hari Kiamat" (HR Bukhari dan Muslim)
Meringankan beban sesama muslim dengan menyisihkan sebagian rezeki kita dengan ikhlas akan berdampak pada ketenangan batin. Beban 'menjaga' harta yang terkadang menyesakkan, karena takut akan kehilangan, tidak akan memenuhi batin. Harta yang membuat kita hitung-hitungan dan ragu untuk disedekahkan tak lagi hadir karena yakin dengan adanya jaminan rezeki dari Allah. Ketenangan yang akan didapat setelah bersibuk-sibuk mengais rezeki karena semuanya diniatkan karena Allah.
Apa pentingnya barakah?Apakah hidup barakah aan terbebas dari kesulitan? Tidak! Tetapi dalam kehidupan yang penuh barakah, selalu ada kebaikan yang mengalir di dalamnya. Jika kita menghadapi kesulitan, maka ia mengantarkan pada kebaikan dan kemuliaan yang lebih tinggi (h.265)
Kumpulan tulisan yang terkandung dalam buku Mencari Ketenangan di Tengah Kesibukan tidak hanya berkutat tentang kesibukan mencari rezeki, tapi juga kesibukan akan duniawi, kesenangan-kesenangan yang melenakan, kesibukan hati dan mulut untuk mencela/iri dengki dengan orang lain, kesibukan-kesibukan yang meresahkan hati. Terselip juga renungan atas kekuasaan dan kebesaran Allah dan sirah Rasullullah dan sahabatnya yang sangat menginspirasi pembaca.
Penulis: Fauzil Adhim
Penyunting: Yusuf Maulana & Irin Hidayat
Penerbit: Pro U Media
Cetak: Empat, Maret 2014
Tebal: 442 hlm
ISBN: 979-1273-91-x
Harga: Rp. 49.600 (Online di www.parcelbuku.net)
Readmore → Mencari Ketenangan di Tengah Kesibukan

Tuesday, May 5, 2015

Pengumuman Pemenang April #IsRC15

Assalamu'alaykum, sahabat

Alhamdulillah, sudah masuk bulan keempat tahun 2015. Bulan Ramadhan pun semakin dekat, semoga kita semua bisa sampai di Bulan yang penuh keberkahan tersebut. Jangan lewatkan juga Kuis From Jilbab to Akhirat ya, ada hadiah untuk dua pemenang.

Jadi, sekarang saya ingin mengumumkan pemenang resensi buku di bulan April 2015 ya

Pemenang Buku Pilihan Bulan Maret 2015

  1. Salma Muqita Awaliah (http://merekam-nafas-bumi.tumblr.com/post/115901353992/huru-hara-hari-kiamat?og=1&fb_action_ids=961746717177009&fb_action_types=tumblr-feed%3Apost)
  2. Evyta Ar (http://www.lensabuku.com/2002/utamakan-shalawat-oleh-syahatah-muhammad-shaqr/)


Buku Pilihan (pilih salah satu)

  1. Prophetic Learning (sinopsis cek di http://www.parcelbuku.net/non-fiksi/pengembangan-diri/prophetic-learning/)
  2. Karena Hidup Tak Selalu Indah (sinopsis cek di http://www.parcelbuku.net/non-fiksi/karena-hidup-tak-selalu-indah/)

Silakan pemenang mengirimkan data diri dan judul buku pilihan ke sinthionk@gmail.com dan WAJIB mengulas buku tersebut paling lambat sebulan setelah diterima (Mohon diinformasikan ketika buku telah sampai)

Readmore → Pengumuman Pemenang April #IsRC15

Friday, April 10, 2015

From Jilbab to Akhirat (+ Kuis)


"Berjilbab bukan puncak ketaqwaan seorang muslimah. Berjilbab langkah awal perbaikan diri." h. 85
Salah satu kewajiban muslimah adalah berjilbab. Tidak ada bantahan atau alasan macam-macam untuk menghindar dari ketentuan-Nya karena berjilbab bukanlah pilihan yang bisa dinegosiasi. Berjilbab adalah perintah Allah yang tertuang dengan jelas dalam Al-Qur'an, diantaranya An-Nur 31 dan Al Ahzab 59. Jadi, bagi wanita manapun yang menyandang 'status' Islam dan telah baligh, hukumnya WAJIB menutup aurat. 

Nah, setelah mengetahui bahwa jilbab hukumnya wajib, pertanyaan yang muncul ada berjilbab seperti apa yang syar'i, berjilbab bagaimana yang menuai ridho Allah. Perlunya mempelajari hal tersebut untuk menghindari ketidaktahuan, karena ketidaktahuan adalah sesuatu yang merugikan, bahkan tak ayal perbuatan yang diniatkan baik bisa menuai dosa ketika didasari ketidaktahuan, seperti ketika berniat baik mengenakan jilbab tapi masih mempertontonkan lekuk tubuh dikarenakan ketidaktahuan hukum syar'i berjilbab. 

Setan tahu bagaimana menggoda perempuan dalam hal berjilbab. Jika ujian muslimah dahulu adalah pelarangan keras menggunakan jilbab, maka ujian muslimah saat ini adalah jilbab yang sudah dipandang sebagai fashion. Padahal konsep dasar berjilbab adalah menutup dan melindungi pemakainya, bukan menampakkan sosoknya sehingga memancing perhatian sekitarnya. Pemahaman dan pengenalan dasar hukum, apa dan bagaimana sebenarnya jilbab syar'i tertuang lengkap dalam buku From Jilbab to Akhirat. 


"Perkiraan awal bahwa jilbab hanya akan menghalangi kebebasan saya dalam segala hal, ternyata keliru. Justru dengan berjilbab, hal itu akan menjadi penghalang bagi saya untuk berbuat tidak baik." h.114
Beberapa pernyataan sering dijadikan alasan untuk menangguhkan mengenakan jilbab, diantaranya belum siap atau ingin membenahi hati terlebih dahulu. Sayangnya, pemahaman sepertinya tidak akan pernah ada selesainya, pembenahan hati harus dilakukan terus menerus, bahkan ketika telah mengenakan jilbab. Jadikan jilbab sebagai pengingat diri ketika hati dan akal mulai menyimpang. Jadikan jilbab penyaring setiap perbuatan. Jadikan jilbab sebagai "senjata" untuk mulai membenahi diri.

Kisah-kisah inspiratif yang melengkapi penjelasan tentang jilbab dalam buku From Jilbab to Akhirat menunjukkan bahwa banyak sekali perempuan berjilbab bukan karena mereka telah menjadi baik, tapi INGIN menjadi baik. Buku yang ditampilkan dengan tata letak yang cantik ini, juga berisikan penjelasan tentang mahram dan tips memilih bahan jilbab, sehingga pembaca semakin tahu menggunakan jilbab syar'i.

Lingkungan adalah faktor penting dalam mendukung perbaikan diri. Banyak kisah yang menuturkan bagaimana lingkungan memandang pengguna "jilbab lebar", ada yang bersahabat, tapi ada juga yang mencibir. Namun, kembali lagi kepada niat, ketika perubahan dilandasi kecintaan pada Allah, pandangan manusia tak lagi berarti.

Hanya saja, ujian sedikit terasa berat ketika pertentangan munculnya dari keluarga dekat, terlebih lagi orangtua. Karena ketidakpahaman, seringkali para ibu kurang setuju ketika anak gadisnya berjilbab syar'i, ada yang takut anaknya sulit dapat pekerjaan, takut anaknya ikut aliran sesat, atau susah mendapat jodoh. Dalam buku ini, terdapat bab tentang "Melobi Orangtua" yang inshaaALLAH akan sangat membantu jika kita mendapatkan kesulitan senada.

Jilbab, 
Tak Sekadar Menutup Aurat, Tapi Juga Tiketku Menuju Surga RABB-ku

Judul: From Jilbab to Akhirat
Penulis: Tim @pedulijilbab 
Penyunting: Honey Liviando
Penerbit: Pro U Media
Cetak: Pertama, 2015
Tebal: 232 halaman
ISBN: 978-602-7820-23-4
Harga: Rp. 50.000 (Diskon 20% di www.parcelbuku.net)
Bintang: 5/5

***

KUIS FROM JILBAB TO AKHIRAT


Pertanyaan:

Apa yang terpikir dalam benakmu ketika melihat jilbab/khimar/hijab?

Syarat Peserta:

  1. Peserta WAJIB memiliki blog (tema blog bebas) dan tidak dikondisikan private karena pemenang WAJIB mengulas buku yang dihadiahkan
  2. Peserta boleh dari negara manapun, tapi jika memenangkan hadiah hanya dikirim ke alamat di Indonesia,
  3. Peserta wajib memasang banner From Jilbab to Akhirat dan disambungkan dengan link kuis pada blognya sepanjang waktu kuis
  4. Peserta menjawab pertanyaan dikolom komentar dengan menyertakan alamat blog dan akun twitter/facebook.
  5. Peserta wajib follow twitter @bacabukuislam atau like fanpage Baca Buku Islam
  6. Peserta wajib membagikan info berikut melalui twitter dengan mention @bacabukuislam atau facebook dengan mentag fanpage Baca Buku Islam
  7. Tantang berlangsung dari 11 April s/d 11 Mei 2015,
  8. Pemenang akan diumumkan (inshaaALLAH) 14 Mei 2015

Hadiah:
2 Orang Pemenang akan mendapatkan
masing-masing 1 Buku From Jilbab to Akhirat
(Pemenang WAJIB mengulas buku-buku tersebut minimal sebulan setelah hadiah diterima)
Readmore → From Jilbab to Akhirat (+ Kuis)

Tuesday, April 7, 2015

Pengumuman Pemenang Maret #IsRC15


Assalamu'alaykum, sahabat

Sebelumnya mohon maaf sebesar-besarnya karena baru mengumumkan pemenang Islamic Reading Challenges edisi Maret 2015. Banyak aktivitas yang tidak bisa ditunda dan jaringan internet yang tidak bersahabat sering menjadi kendala. Dan maaf juga, bulan Maret tidak ada kuis tambahan karena bulan Maret sama sekali tidak ada ulasan dan memang belum menuntaskan satu buku pun. hiks!

InshaaALLAH, semoga bulan April bisa lebih baik ^_^

Jadi, sekarang saya ingin mengumumkan pemenang resensi buku di bulan Maret

Pemenang Buku Pilihan Bulan Maret 2015
  1. Ila Rizky (http://resensi.ilarizky.com/2015/03/anakku-tiket-surgaku-mengajak-anak.html)
  2. Muhammad Rasyid Ridho (https://ridhodanbukunya.wordpress.com/2015/03/16/buku-saku-terapi-spiritual/)


Buku Pilihan (pilih salah satu)
  1. Diet Islami (sinopsis cek di http://www.parcelbuku.net/non-fiksi/kesehatan/diet-islami/)
  2. Mei Hwa Dan Sang Pelintas Zaman (sinopsis cek di http://www.parcelbuku.net/fiksi/keluarga/mei-hwa-dan-sang-pelintas-zaman/)


Silakan pemenang mengirimkan data diri dan judul buku pilihan ke sinthionk@gmail.com dan WAJIB mengulas buku tersebut paling lambat sebulan setelah diterima (Mohon diinformasikan ketika buku telah sampai)

Readmore → Pengumuman Pemenang Maret #IsRC15

Wednesday, March 4, 2015

Pengumuman Pemenang Februari #IsRC15 dan Suami Sempurna



Alhamdulillah, Islamic Reading Challenge masuk bulan Maret. Meski agak pontang-panting membagi waktunya, inshaaALLAH tetap semangat. Jadi, maaf kalau pengumuman agak terlambat :)

NOTE: Mulai Bulan Maret 2015 ada tambahan syarat dalam mengulas buku, yaitu harus memuat kutipan dalam buku :)

Langsung aja yaa...

Pemenang Buku Pilihan Bulan Februari 2015

  1. Leyla Hana (http://bukudanhidupku.blogspot.com/2015/02/super-health-gaya-hidup-sehat-rasulullah.html)
  2. Tyaseta Sardjono (http://hatidanpikiranjernih.blogspot.com/2015/02/review-kado-ingat-mati.html)
Buku Pilihan (pilih salah satu)
  1. Dekati Dia (sinopsis cek di http://www.parcelbuku.net/non-fiksi/dekati-dia/)
  2. Zero to Hero (sinopsis cek di http://www.parcelbuku.net/non-fiksi/agama/zero-to-hero/)
Silakan pemenang mengirimkan data diri dan judul buku pilihan ke sinthionk@gmail.com dan WAJIB mengulas buku tersebut paling lambat sebulan setelah diterima (Mohon diinformasikan ketika buku telah sampai)

***

KUIS SUAMI SEMPURNA


Satu lagi pengumuman Pemenang kuis Suami Sempurna. Pemenang kuis kali ini adalah 2 orang untuk mendapatkan buku berjudul Suami Sempurna, adalah

  1. Muhajjah Saratini
  2. Nisa
Silakan pemenang mengirimkan data diri ke sinthionk@gmail.com dan WAJIB mengulas buku tersebut paling lambat sebulan setelah diterima (Mohon diinformasikan ketika buku telah sampai)

InshaaALLAH akan ada kuis berikutnya, jadi jangan menyerah!!
Readmore → Pengumuman Pemenang Februari #IsRC15 dan Suami Sempurna

Monday, February 16, 2015

Yang Tersimpan di Sudut Hati


Judul: Yang Tersimpan di Sudut Hati
Penulis: Ade Anita
Penerbit: Quanta
Cetak: 2013
Tebal: 440 halaman
ISBN: 9786020221120
Harga: Rp. 43.840 (di www.parcelbuku.net)

Ulasan Buku:
"Sepatutnya memang tidak perlu menyesali sesuatu yang telah diturunkan lewat sebuah takdir. Terus menerus mengasihani diri sendiri hanya karena tertimpa takdir yang tidak dikehendaki akan membuat seseorang buta untuk melihat rezeki dan karunia lain yang diturunkan bersamaan dengan takdir tersebut" (h. 51)
Tidak ada satu kejadian pun di muka bumi ini, di luar kendali Allah swt. Keyakinan yang begitu besar akan kekuasaan Sang Pelindung inilah yang membuat keluarga Aslam menjalani kehidupannya dengan penuh rasa syukur. Meski kondisi Aslam yang buta sebelah dan pincang, serta istrinya, Mak Pinah, yang mengalami kelumpuhan, mereka memiliki putra-putri yang soleh solehah. Solasfiana, Isfahan, dan Marsyapati, tiga bersaudara yang begitu membanggakan orangtuanya. 

Kesabaran dan rasa syukur pun tetap bersemanyam dalam diri mereka meski saudara lain dalam rumah panggung kerap memandang sebelah mata. Namun, ujian hadir kala Sang Ayah, Aslam, menghembuskan nafas terakhir ketika bersama putranya, meraih rezeki. Tak berhenti di situ, menyusul kematian Nek Nang Basyumi dan para tetangga yang mencetuskan isu santet. Keluarga Mak Pinah yang tidak tahu menahu, dituduh melakukannya dan diusir dari kampung. Tak jelas akan ke mana, tak ada saudara yang dapat dijadikan tumpuan, Mak Pinah dan anak-anaknya terus berdoa mengharap pertolongan-Nya dan ketetapan takdirnya yang selalu memiliki makna.
"Isfahan benar, Fiana juga benar. Memang ada kalanya kita menunggu, tapi ada kalanya bertindak dahulu adalah lebih baik ketimbang menunggu. Tapi, selain dari dua ini, ada yang namanya takdir dari Allah. Kuasa Allah lah yang membuat kita tergerak untuk mengambil keputusan menunggu atau bertindak. Apa alasan Allah hingga menggerakkan kita untuk melakukan sesuatu itu? Hanya Allah yang tahu. Pasti ada sesuatu yang dalam perhitungan Allah lebih baik jika kita diberikan takdir itu." (h. 382)
Pertama, acungan jempol untuk desain sampulnya yang cantik, menyenangkan untuk dipandang. Alur cerita bergerak maju, meski sesekali ada flashback, tujuannya lebih kepada memperkuat/menjelaskan kejadian. Kisah cinta remaja antara Solasfiana dan Sofyan, membuat cerita tak melulu terasa pahit, ada sisi manis dalam alur cerita yang memberi senyum meski di kemudian hari, kisah mereka tak berjalan mulus.

Latar cerita yang bertempat di Palembang cukup terasa melalui deskripsi Sungai Musi, rumah panggung, sampan, hutan belantara, adat istiadat, dan mitos-mitos yang terselip sepanjang alur. Tapi, akan semakin kental jika penulis lebih banyak menggunakan bahasa daerah dalam dialog-dialog. Apalagi mengingat wilayah Palembang yang diambil adalah pedalaman, penggunaan bahasa daerah biasanya lebih mendominasi, terutama oleh orang-orang tua.

Yang Tersimpan di Sudut Hati, sarat dengan pesan moral tentang keyakinan bahwa kesedihan/ujian yang datang, bukan untuk menjatuhkan seorang hamba, tetapi memperkuat dan menggiringnya menjadi sosok yang lebih baik. Meski kau terluka dan menangis, ingatlah cukuplah Allah menjadi Penolong dan Allah adalah sebaik-baik Pelindung.
Readmore → Yang Tersimpan di Sudut Hati

Sunday, February 8, 2015

Suami Sempurna (+ Kuis)


Cerita pendek Suami Sempurna memang cocok untuk dijadikan judul buku, tak sekadar menjadi salah satu cerita yang apik tapi juga menjadi pembawa pesan bahwa tidak ada kehidupan yang sempurna. Memiliki suami yang tak memiliki empati, memang ujian berat bagi Astri. Tak sekali dua kali dia mengingatkan, bahkan tak jarang berujung pada perdebatan. Suami, terkadang lupa bahwa ada sosok-sosok muda yang membutuhkannya. Bukan uang tapi perhatian, cerita dalam Aku Adalah Ayah menjadi peringatan untuk para ayah perihal tersebut. Para istripun mendapat sentilan melalui kisah Sabrina yang berjudul Dua Bunda.

Awalnya cerpen-cerpen berkisah tentang dilematik sederhana dalam keluarga, tentang pasangan suami-istri dan menantu-mertua. Namun, cerpen mulai 'panas' ketika bercerita tentang kehidupan Ningsih yang memuat kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), bahkan kisah Nada Pasir Kaliasem terasa miris saat perempuan 'tidak' memiliki pilihan. Penulis tak hanya bertutur tentang kekerasan yang terjadi pada perempuan, Terempas Asa mencerminkan kepedihan anak ketika mengetahui dirinya hanyalah anak buangan.
Pernah tinggal di Batam, penulis menceritakan kehidupan pekerja wanita yang merantau ke kota tersebut. Merpati Kelabu dan Bunga Karang menjadi gambaran tentang beban kehidupan perempuan pekerja pabrik. Menjadi tulang punggung keluarga dan harus mencari tambahan penghasilan demi mencukupi keluarga di kampung. Ada juga Taksi Plat Hitam yang menimbulkan kengerian pada resiko para perempuan ketika harus pulang malam, mengingatkan para berita-berita kriminal yang bertaburan di layar televisi.

Masih ada beberapa kisah yang sebagian besar cerpennya mengangkat kehidupan perempuan dengan segala problematikanya. Sisi islami tidak terlalu menonjol, tapi terselip dalam beberapa cerita. Gaya bahasa Nurul F Huda tergolong sederhana. Jika sedikit membandingkan dengan kumcer sejenis, Sakinah Bersamamu sangat tampak kesederhanaan dalam merangkai kata. Konflik juga tidak terlalu tajam. Namun, bagian yang menarik adalah pada akhir cerita. Hampir di semua cerpen, penulis tidak membuatnya tuntas, dibiarkan mengambang, tapi tidak tanggung. Bukan dalam artian supaya pembaca menebak sendiri bagaimana akhirnya, tapi seperti menggambarkan, ya begitulah hidup.

Judul: Suami Sempurna
Penulis: Nurul F. Huda
Penerjemah: Sabila
Penerbit: Lingkar Pena
Cetak: Pertama, Desember 2011
Tebal: 252 halaman
ISBN: 9786028851855
Harga: Rp. 22.000 (di www.parcelbuku.net)
  
***
KUIS SUAMI SEMPURNA
 
 
Pertanyaan:

Sebutkan buku atau cerpen bertemakan keluarga yang pernah kamu baca dan membekas/menginspirasimu? (sebutkan alasannya)

Syarat Peserta:
  1. Peserta WAJIB memiliki blog (tema blog bebas) dan tidak dikondisikan private karena pemenang WAJIB mengulas buku yang dihadiahkan
  2. Peserta boleh dari negara manapun, tapi jika memenangkan hadiah hanya dikirim ke alamat di Indonesia,
  3. Peserta menjawab pertanyaan dikolom komentar dengan menyertakan alamat blog dan akun twitter/facebook.
  4. Peserta wajib follow twitter @bacabukuislam atau like fanpage Baca Buku Islam
  5. Peserta wajib membagikan info berikut melalui twitter dengan mention @bacabukuislam atau facebook dengan mentag fanpage Baca Buku Islam
  6. Tantang berlangsung dari 9 Februari s/d 2 Maret 2015,
  7. Pemenang akan diumumkan (inshaaALLAH) 4 Maret 2015

Hadiah
2 Orang Pemenang akan mendapatkan 
masing-masing 1 Buku Suami Sempurna
(Pemenang WAJIB mengulas buku-buku tersebut minimal sebulan setelah hadiah diterima)


Readmore → Suami Sempurna (+ Kuis)

My Blog List

 

. Template by Ipietoon Cute Blog Design